Keringanan Memakai Wangi-Wangian Yang Tidak Tercium Baunya Oleh Selain Muhrim
Amr bin Abdul Mun'im
Wanita muslimah hendaknya mengetahui bahwa minyak wangi (parfum) merupakan salah satu perhiasan baik bagi laki-laki maupun bagi wanita, yang secara mutlak diperbolehkan bagi orang laki-laki dan pada waktu-waktu tertentu disunnahkan.
Sedangkan bagi wanita diberikan keringanan untuk memakainya. Hal itu didasarkan pada sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Apabila salah seorang di antara kalian menyaksikan waktu Isya' -dalam sebuah riwayat disebutkan : masjid- maka hendaklah dia memakai wangi-wangian pada malam itu". [Hadits Riwayat Muslim]
Juga sabdanya.
"Artinya : Setiap wanita mana saja yang terkena bau wangi, maka hendaklah dia tidak mengerjakan shalat Isya' bersama kami". [Hadits Riwayat Muslim]
"Artinya : Setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau wanginya itu, berarti dia telah berzina". [Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad (IV/414) Juga diriwayatkan oleh Abu Dawud (4173). Imam Tirmidzi (2786). Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Ghanim bin Qais dari Abu Musa Al-Asy'ari]
Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, "maka hendaklah dia tidak memakai wangi-wangian pada malam itu" secara jelas membolehkan wanita memakai wangi-wangian di dalam rumah mereka selama baunya tidak tercium oleh laki-laki yang bukan muhrim.
Dari Abu Sa'id Al-Khudry Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.
"Artinya : Mandi pada hari jum'at wajib bagi setiap orang yang bermimpi, juga bersiwak, dan memakai minyak wangi secukupnya".
Dari Zainab bin Abi Salamah Radhiyallahu 'anha, dia menceritakan tentang hadits tiga orang ini. Zainab binti Abi Salamah berkata.
Aku pernah mendatangi Ummu Habibah, isteri Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, pada saat ayahnya, Abu Sufyan bin Harb meninggal dunia, lalu dia meminta diambilkan minyak wangi yang berwarna kuning, lalu seorang hamba sahaya wanita memakaikan dan mengusapkan ke jambangnya, kemudian berkata : "Demi Allah, sebenarnya aku tidak membutuhkan minyak wangi, tetapi aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.
"Artinya : Tidak diperbolehkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung lebih dari tiga hari, kecuali karena kematian suaminya, selama empat bulan sepuluh hari".
Selanjutnya Zainab berkata. "Kemudian aku masuk menemui Zainab binti Jahsy pada saat saudaranya meninggal. lalu dia mengambil minyak wangi dan memakainya, kemudian berkata : "Demi Allah, sebenarnya aku tidak membutuhkan minyak wangi, tetapi aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.
"Artinya : Tidak diperbolehkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung lebih dari tiga hari, kecuali karena kematian suaminya, selama empat bulan sepuluh hari".
Lebih lanjut Zainab menceritakan : Dan aku juga pernah mendengar Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha berkata. "Ada seorang wanita yang datang kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam seraya bertutur. "Wahai Rasulullah, putriku telah ditinggal mati suaminya dan ketika dia sakit mata, apakah boleh aku mencelakinya ?. "Tidak", jawab Rasulullah. Ketika pertanyaan itu diulang sampai dua tiga kali tetap dijawab tidak, oleh beliau. Kemudian beliau bersabda. "Sesungguhnya hanya empat bulan sepuluh hari padahal dulu di masa jahiliyah membuang kotoran unta (yakni membuang sial) hanya sesudah satu tahun".
Hummaid berkata, "Maka aku bertanya kepada Zainab bagaimana membuang kotoran unta sesudah satu tahun itu ?. Zainab menjawab. "Seorang wanita apabila ditinggal mati suaminya lalu ke sepen (gubug kecil di belakang rumah) dan memakai baju yang paling buruk dan tidak boleh mengenakan wangi-wangian selama satu tahun, dan sesudah satu tahun dibawakan kepadanya keledai atau kambing atau burung. Kemudian dia bersihkan badannya dari semua kotoran dengan menggunakan binatang tersebut dan jarang sekali binatang yang digunakan untuk membersihkan badannya itu dapat hidup, yakni segera mati. Selanjutnya dia keluar dari sepen tersebut lalu diberikan kotoran unta untuk dilemparkannya, lalu kembali seperti biasa mengenakan wangi-wangian dan lain sebagainya".
Malik ditanya : "Bagaimana cara membersihkan hal itu ?. Dia menjawab. "Mengusap-usapkan badannya ke binatang itu". [Hadits Riwayat Muttafaqun 'alaihi].
Semua hadits di atas secara jelas membolehkan wanita memakai wangi-wangian, tidak mutlak. Karena seperti yang telah kami uraikan sebelumnya bahwa minyak wangi merupakan salah satu perhiasan baik bagi laki-laki maupun perempuan. Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memerintahkan kaum wanita untuk tidak memperlihatkan perhiasan mereka kepada laki-laki yang bukan muhrimnya, dimana Dia berfirman.
"Artinya : Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak darinya. Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami, ayah mereka, ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan jangan mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung". [An-Nuur : 31]
Tidak diragukan lagi bahwa minyak wangi merupakan salah satu macam dari perhiasan yang tidak diperbolehkan untuk diperlihatkan kepada orang-orang yang bukan muhrimnya, sebagaimana telah ada larangan bagi wanita pergi ke masjid dengan memakai minyak wangi. Dan ancaman bagi wanita yang keluar rumah dengan memakai minyak wangi supaya orang laki-laki mencium baunya sungguh sangat berat.
Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits dari Abu Musa Al-Asy'ari Radhiyallahu 'anhu, dia menceritakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.
"Artinya : Setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau wanginya itu, berarti dia telah berzina". [Hadits ini Shahih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad (IV/414). Juga diriwayatkan Abu Daud (4173). Imam Tirmidzi (2786). Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Ghanim bin Qais, dari Abu Musa Al-Asy'ari]
Oleh karena itu wanita Muslimah diberikan untuk memakai wangi-wangian di dalam rumah dengan syarat tidak tercium oleh orang-orang yang bukan muhrimnya, karena wangi-wangian itu dapat membangkitkan nafsu birahi dalam diri mereka, selain karena wangi-wangi itu juga termasuk perhiasan yang apabila diperlihatkan akan mamancingkan timbulnya perzinaan.
Hal ini terlihat pada apa yang dikandung dalam hadits berikut ini.
"Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, sesungguhnya dia tidak pernah menolak minyak wangi. Dan dia merasa yakin bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga tidak menolak minyak wangi". [Hadits Riwayat Bukhari]
Apabila seorang wanita hendak pergi ke masjid atau untuk beberapa keperluan, maka hendaklah dia tidak memakai minyak wangi. Dan apabila telah terlanjur mamakainya di rumah sedang dia harus pergi ke suatu tempat maka dia harus membersihkan diri sehingga bau minyak wangi itu tidak tercium". [Telah disebutkan dalam sebuah hadits dha'if dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda: "Apabila seorang wanita akan pergi ke masjid maka hendaklah dia mandi membersihkan diri dari minyak wangi seperti dia mandi janabah". Diriwayatkan oleh Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Shafwan bin Salim, dari seorang yang dapat dipercaya, dari Abu Hurairah. Mengenai hal ini penulis . 'Perawi hadist ini dari Abu Hurairah mubham (tidak jelas), meskipun didukung oleh Shaewan bin Salim. Dan juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam bukunya Al-Musnad (11/297, 444,461) melalui Ashim bin Ubaidillah, dari Ubaid Maula, dari Abu Hurairah. Ashim bin Ubaidillah adalah orang yang dha'if. Dan seperti yang kami sebutkan, dia tidak dapat dijadikan pegangan dalam hadits ini. Seperti yang diketahui, kebanyakan minyak wangi akan hilang dengan siraman air, dan itu tidak lain kecuali dengan mandi].
Friday, February 5, 2010
KECANTIKAN DAN AURAT WANITA ISLAM DI HADAPAN NON-MUSLIM
Aurat Wanita Islam Di Hadapan Wanita Bukan Islam
Terdapat dua pendapat berkaitan permasalahan ini :
1) Harus bagi wanita bukan Islam melihat anggota wanita Islam yang terdedah pada kebiasaannya ketika menjalankan pekerjaan. Yang dikehendaki dengan anggota yang terdedah diwaktu menjalankan pekerjaan ialah kepala,tengkok/leher, lengan dan hujung betis.dan haram baginya melihat anggota-anggota yang lain dari yang tersebut.
2) Harus bagi wanita bukan Islam melihat aurat wanita kecuali anggota diantara pusat dan lutut memandangkan kepada mereka sama-sama wanita.
Pendapat pertama adalah muktamad, namun demikian memandangkan keadaan pergaulan wanita yang berlainan agama begitu meluas di sekolah-sekolah, di pusat-pusat pengajian tinggi,di asrama, di tempat bekerja dan lain-lain, maka pendapat kedua itu ada kesesuaian dengan keadaan.
KECANTIKAN WANITA
Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terhulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.
Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang. Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
Terdapat dua pendapat berkaitan permasalahan ini :
1) Harus bagi wanita bukan Islam melihat anggota wanita Islam yang terdedah pada kebiasaannya ketika menjalankan pekerjaan. Yang dikehendaki dengan anggota yang terdedah diwaktu menjalankan pekerjaan ialah kepala,tengkok/leher, lengan dan hujung betis.dan haram baginya melihat anggota-anggota yang lain dari yang tersebut.
2) Harus bagi wanita bukan Islam melihat aurat wanita kecuali anggota diantara pusat dan lutut memandangkan kepada mereka sama-sama wanita.
Pendapat pertama adalah muktamad, namun demikian memandangkan keadaan pergaulan wanita yang berlainan agama begitu meluas di sekolah-sekolah, di pusat-pusat pengajian tinggi,di asrama, di tempat bekerja dan lain-lain, maka pendapat kedua itu ada kesesuaian dengan keadaan.
KECANTIKAN WANITA
Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terhulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.
Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang. Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
ANDAINYA PEREMPUAN TAHU
Andainya Perempuan Tahu
Lelaki juga boleh menjadi seseorang yang begitu sensitif dan mengambil berat (prihatin)
Jika seseorang lelaki meminati wanita, wanita itu tak semestinya cantik. Cukup dengan budi bahasa dan kesopanan yang tinggi. Malah lelaki boleh menyukai wanita yang mempunyai banyak persamaan dengannya samada dari segi pemikiran atau minat. Oleh itu, banyak yang boleh dibualkan atau dikongsi bersama.
Kebanyakan masa, lelaki sebenarnya tidak mengetahui perasaan sebenar yang dirasakan oleh seorang wanita.
Lelaki boleh menerima penolakan dengan baik.
Lelaki cuba menonjolkan sikap kelakiannya untuk menambat hati wanita...
Lelaki memang dilahirkan dgn perasaan yg kuat terhadap wanita.. Mereka merasakan kejadian wanita ini amat indah…betapa indah ciptaanNya… ada juga wanita yg apabila dipandang menyejukkan hati lelaki tersebut
Kebanyakan lelaki resah bila berhadapan dengan situasi ingin mengajak wanita keluar kali pertama!
Lelaki cuba meniru gaya selebriti atau berlagak macho hanya kerana ingin memikat hati wanita.
Bila lelaki cakap.."Emm..tengoklah dulu"..itu seringkali bermaksud dia berkata tidak atau kurang setuju.
Bila lelaki cakap direct to the point dalam sesuatu hal, dia sebenarnya ingin bersikap jujur dan berterus-terang dan mengharapkan wanita memahami maksudnya.
Kebanyakan lelaki yang nampak 'desperate', datang dari sekolah all boys!
Adalah biasa lelaki cemburu terutamanya apabila perempuan asyik menyebut nama lelaki lain
Lelaki tak boleh belajar kesemuanya pasal perempuan dari library atau buku semata2. Oleh itu mereka selalu keliru dengan sikap perempuan..dan tak faham kenapa perempuan bersikap begitu begini...
Kadang2 lelaki perlu mengetahui lebih mendalam tentang bagaimana berhadapan dengan perempuan supaya hubungan dapat berjalan dengan lebih baik.
Betapa hebatnya lelaki itu bersikap romeo dan 'flirting' dengan ramai wanita..dia tetap hanya ada seorang teman wanita yang istimewa... yang lain hanya kawan
Bila sesuatu hubungan putus di tengah jalan, lelaki juga rasa bersedih..cuma dia tak menunjukkannya kesedihannya di depan orang.
Bila seorang perempuan meminati seorang lelaki, perempuan itu patut bagi hint! Mana tau lelaki itu juga menaruh minat. Senang usahanya nanti...
Adalah memalukan bagi lelaki jika tak berupaya menolong wanita.
Kebanyakan lelaki cukup lemah dgn air mata perempuan. Mereka lebih tewas sekiranya air mata itu mengalir dari perempuan yg dikasihi. Sebab itu dikatakan air mata senjata perempuan.
Lelaki bukanlah sempurna 100%, walau bagaimanapun rupanya atau pandangan luarannya.
Jadi, perempuan janganlah mengharapkan semua yang hebat dari lelaki! Mereka juga normal dan mempunyai kelemahan...ingat tu...t da kahwin...jgn asyik nak membebel je...hehe..:-)
Lelaki juga boleh menjadi seseorang yang begitu sensitif dan mengambil berat (prihatin)
Jika seseorang lelaki meminati wanita, wanita itu tak semestinya cantik. Cukup dengan budi bahasa dan kesopanan yang tinggi. Malah lelaki boleh menyukai wanita yang mempunyai banyak persamaan dengannya samada dari segi pemikiran atau minat. Oleh itu, banyak yang boleh dibualkan atau dikongsi bersama.
Kebanyakan masa, lelaki sebenarnya tidak mengetahui perasaan sebenar yang dirasakan oleh seorang wanita.
Lelaki boleh menerima penolakan dengan baik.
Lelaki cuba menonjolkan sikap kelakiannya untuk menambat hati wanita...
Lelaki memang dilahirkan dgn perasaan yg kuat terhadap wanita.. Mereka merasakan kejadian wanita ini amat indah…betapa indah ciptaanNya… ada juga wanita yg apabila dipandang menyejukkan hati lelaki tersebut
Kebanyakan lelaki resah bila berhadapan dengan situasi ingin mengajak wanita keluar kali pertama!
Lelaki cuba meniru gaya selebriti atau berlagak macho hanya kerana ingin memikat hati wanita.
Bila lelaki cakap.."Emm..tengoklah dulu"..itu seringkali bermaksud dia berkata tidak atau kurang setuju.
Bila lelaki cakap direct to the point dalam sesuatu hal, dia sebenarnya ingin bersikap jujur dan berterus-terang dan mengharapkan wanita memahami maksudnya.
Kebanyakan lelaki yang nampak 'desperate', datang dari sekolah all boys!
Adalah biasa lelaki cemburu terutamanya apabila perempuan asyik menyebut nama lelaki lain
Lelaki tak boleh belajar kesemuanya pasal perempuan dari library atau buku semata2. Oleh itu mereka selalu keliru dengan sikap perempuan..dan tak faham kenapa perempuan bersikap begitu begini...
Kadang2 lelaki perlu mengetahui lebih mendalam tentang bagaimana berhadapan dengan perempuan supaya hubungan dapat berjalan dengan lebih baik.
Betapa hebatnya lelaki itu bersikap romeo dan 'flirting' dengan ramai wanita..dia tetap hanya ada seorang teman wanita yang istimewa... yang lain hanya kawan
Bila sesuatu hubungan putus di tengah jalan, lelaki juga rasa bersedih..cuma dia tak menunjukkannya kesedihannya di depan orang.
Bila seorang perempuan meminati seorang lelaki, perempuan itu patut bagi hint! Mana tau lelaki itu juga menaruh minat. Senang usahanya nanti...
Adalah memalukan bagi lelaki jika tak berupaya menolong wanita.
Kebanyakan lelaki cukup lemah dgn air mata perempuan. Mereka lebih tewas sekiranya air mata itu mengalir dari perempuan yg dikasihi. Sebab itu dikatakan air mata senjata perempuan.
Lelaki bukanlah sempurna 100%, walau bagaimanapun rupanya atau pandangan luarannya.
Jadi, perempuan janganlah mengharapkan semua yang hebat dari lelaki! Mereka juga normal dan mempunyai kelemahan...ingat tu...t da kahwin...jgn asyik nak membebel je...hehe..:-)
Sunday, January 31, 2010
FRIENDSHIP NOWADAYS
ERTI PERSAHABATAN
Dalam dunia ini kita tidak punya sesiapa,
Kecuali diri sendiri…..
Tetapi…Dalam kita bersendirian,kita beruntung kerana….
Mempunyai seorang sahabat yang memahami kita.
Sebagaimana kita mengharapakan keiklasan dan kejujuran
Seorang sahabat,begitulah juga dia.
Tetapi kita sering terlupa akan hal itu.
Cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita.
Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya.
Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya.
Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan membela diri.
Kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti kerana kita juga ada janji yg tidak ditepati.
Kita beri beribu alasan memaksa dia terima alasan kita.
Waktu itu, terfikirkah kita perasaannya…..?
Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa…..tetapi kita sering terlupa.
Untungnya mempunyai seorang sahabat yang sentiasa memahami
Yang selalu berada disisi pada waktu kita memerlukannya.
Dia mendengar luahan perasaan kita,segala rasa kecewa dan ketakutan.
Harapan dan impian juga kita luahkan.
Dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah.
Selalunya kita terlalu asyik menceritakan tentang diri kita hingga
Kadang-kadang kita terlupa sahabat kita juga ada cerita yg ingin dikongsi bersama kita.
Pernah kah kita memberi dia peluang untuk
menceritakan tentang rasa bimbangnya,rasa takutnya?
Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita.
Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya?
Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya sepertimana dia meniup semangat setiap kali kita rasa kecewa dan menyerah kalah?
Dapatkah kita yakinkan dia yg kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah….?
Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia bersandar harapan?
Sesekali jadilah sahabat yg mendengar dari yg hanya bercerita…..
Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan sahabat…
Kerana dia juga seorang manusia,
Dia juga ada rasa takut, ada rasa bimbang,sedih dan kecewa.
Dia juga ada kelemahan dan memerlukan seorang sahabat…..
Sebagai kekuatan
Jadilah kita sahabatnya itu….
Kita selalu melihat dia ketawa,tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yg kita sangkakan.
Di sebalik senyumannya mungkin banyak cerita sedih yg ingin diluahkan..
Di sebalik kesenangannya mungkin tersimpan seribu kekalutan…..
Kita tidak tahu….
Tetapi….jika kita cuba jadi sahabat sepertinya, mungkin kita
akan tahu…..
RENUNGILAH...
HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)
Orang yang menunjukkan kebaikkan kepada anda adalah sahabat yang baik. Dan orang yang menunjukkan kesalahan anda adalah sahabat yang paling baik. (Hukamak)
P/S: lastly, kte x boleh nk mgharapkan org 2 mmahami kita selalu..ingatlah...sahabat menerangi kita di mana kita berada..jangan sampai DIA TELAH PERGI baru kita merasa diri kita gelap tanpa cahayanya..ingat! Allah wujudkan sahabat bukan untuk dimusuhi melainkan kita yang menginginkannya....ikhlas dari ku untuk mu...
Dalam dunia ini kita tidak punya sesiapa,
Kecuali diri sendiri…..
Tetapi…Dalam kita bersendirian,kita beruntung kerana….
Mempunyai seorang sahabat yang memahami kita.
Sebagaimana kita mengharapakan keiklasan dan kejujuran
Seorang sahabat,begitulah juga dia.
Tetapi kita sering terlupa akan hal itu.
Cuma mengambil kira tentang harapan dan perasaan kita.
Kita rasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya.
Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya.
Bagi kita, itu alasannya untuk menutup kesilapan dan membela diri.
Kita juga pernah membiarkan dia ternanti-nanti kerana kita juga ada janji yg tidak ditepati.
Kita beri beribu alasan memaksa dia terima alasan kita.
Waktu itu, terfikirkah kita perasaannya…..?
Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa…..tetapi kita sering terlupa.
Untungnya mempunyai seorang sahabat yang sentiasa memahami
Yang selalu berada disisi pada waktu kita memerlukannya.
Dia mendengar luahan perasaan kita,segala rasa kecewa dan ketakutan.
Harapan dan impian juga kita luahkan.
Dia memberi jalan sebagai laluan penyelesaian masalah.
Selalunya kita terlalu asyik menceritakan tentang diri kita hingga
Kadang-kadang kita terlupa sahabat kita juga ada cerita yg ingin dikongsi bersama kita.
Pernah kah kita memberi dia peluang untuk
menceritakan tentang rasa bimbangnya,rasa takutnya?
Pernahkah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita.
Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya?
Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya sepertimana dia meniup semangat setiap kali kita rasa kecewa dan menyerah kalah?
Dapatkah kita yakinkan dia yg kita boleh dipercayai, kita boleh dijadikan tempat untuk bersandar bila terasa lemah, agar tidak rebah….?
Bolehkah kita menjadi bahu untuk dia bersandar harapan?
Sesekali jadilah sahabat yg mendengar dari yg hanya bercerita…..
Ambillah masa untuk memahami hati dan perasaan sahabat…
Kerana dia juga seorang manusia,
Dia juga ada rasa takut, ada rasa bimbang,sedih dan kecewa.
Dia juga ada kelemahan dan memerlukan seorang sahabat…..
Sebagai kekuatan
Jadilah kita sahabatnya itu….
Kita selalu melihat dia ketawa,tetapi mungkin sebenarnya dia tidak setabah yg kita sangkakan.
Di sebalik senyumannya mungkin banyak cerita sedih yg ingin diluahkan..
Di sebalik kesenangannya mungkin tersimpan seribu kekalutan…..
Kita tidak tahu….
Tetapi….jika kita cuba jadi sahabat sepertinya, mungkin kita
akan tahu…..
RENUNGILAH...
HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA
Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)
Orang yang menunjukkan kebaikkan kepada anda adalah sahabat yang baik. Dan orang yang menunjukkan kesalahan anda adalah sahabat yang paling baik. (Hukamak)
P/S: lastly, kte x boleh nk mgharapkan org 2 mmahami kita selalu..ingatlah...sahabat menerangi kita di mana kita berada..jangan sampai DIA TELAH PERGI baru kita merasa diri kita gelap tanpa cahayanya..ingat! Allah wujudkan sahabat bukan untuk dimusuhi melainkan kita yang menginginkannya....ikhlas dari ku untuk mu...
Saturday, January 30, 2010
THE IMPORTANT THING IS NOT TO STOP QUESTIONIG
" The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing. One cannot help but be in awe when he contemplates the mysteries of eternity, of life, of the marvelous structure of reality. It is enough if one tries merely to comprehend a little of this mystery every day. Never lose a holy curiosity.”. Albert Eistein
“Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya:”Jadikanlah dirimu orang alim (berilmu) atau orang yang menuntut ilmu atau orang yang selalu mendengar pengajaran atau orang yang mencintai (tiga golongan yang tersebut) dan janganlah engkau menjadi dari golongan yang kelima, yang dengan sebabnya engkau akan binasa.” RIWAYAT AL_ BAZZAR - http://www.islam.gov.my/portal/e-hadith.php
"the Professional Architect lives almost by faith. When called upon he can do the job without fear or favour. He possesses a specialized skill and lives by a code of ethics cloaked in honour and integrity. He is expected to speak his mind and give his views. When faced with absolute wrong, he can resolutely disagree and walk away." Ar Dr Tan Loke Mun PRESIDENT PAM - abstract from speech THE PROFESSIONAL MAN - 2007
“Rasulullah s.a.w bersabda yang maksudnya:”Jadikanlah dirimu orang alim (berilmu) atau orang yang menuntut ilmu atau orang yang selalu mendengar pengajaran atau orang yang mencintai (tiga golongan yang tersebut) dan janganlah engkau menjadi dari golongan yang kelima, yang dengan sebabnya engkau akan binasa.” RIWAYAT AL_ BAZZAR - http://www.islam.gov.my/portal/e-hadith.php
"the Professional Architect lives almost by faith. When called upon he can do the job without fear or favour. He possesses a specialized skill and lives by a code of ethics cloaked in honour and integrity. He is expected to speak his mind and give his views. When faced with absolute wrong, he can resolutely disagree and walk away." Ar Dr Tan Loke Mun PRESIDENT PAM - abstract from speech THE PROFESSIONAL MAN - 2007
SEDARLAH REMAJA ISLAM!!!
Sedarlah Remaja Islam ! :: Sumber dari Group APIS Friendster ::
Satu generasi yang sangat ditakuti oleh golongan kafir…iaitu generasi Rabbani di kalangan umat Islam. Apa generasi Rabbani ini? Generasi Rabbani ialah generasi yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. Firman Allah dalam surah Ali Imran,surah 3 ayat 79:
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, kerana kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.
Generasi inilah yg menyebabkan umat Islam hebat di suatu masa dahulu. Generasi para sahabat dan para tabiin dan tabi’ tabiin..yang kini sudah semakin hilang. Mengapa generasi ini hilang? Ini semua adalah angkara kafir laknatullah.. mereka telah menjauhkan umat Islam sekarang dengan menanamkan penyakit yg telah disabdakan oleh Rasulullah S.A.W. yang akan menjangkiti umat akhir zaman.. iaitu cintakan dunia dan takutkan mati. Mereka telah menanamkan penyakit ini dgn menggunakan teknologi-teknologi terkini dan pelbagai alat hiburan. Tv, radio, internet dan media massa adalah antara alat-alat yg digunakan. Mereka memang ingin melenyapkan generasi ini sebagaimana firman Allah dalam surah ke-41 ayat ke-26:
Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur'an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).
Inilah yg menyebabkan umat Islam sekarang lemah. Kalau dulu Islam sangat disanjungi, dihormati dan digeruni..tetapi sekarang umat Islam disembelih sesuka hati. Dulu para sahabat cintakan akhirat, sanggup mati demi agama untuk syahid mendapatkan syurga.Inilah yang menyebabkan mereka hebat. Hanya takut kepada Allah,terbalik dengan Umat Islam sekarang.
Umat Islam sekarang,cinta dunia. Hidup mereka hanya untuk dunia. Takut untuk mati kerana takut kehilangan dunia yang kononnya indah di pandangan mata mereka. Kerana itu,mereka takut untuk menegakkan kebenaran,takut untuk mengamalkan sunnah, takut untuk mengamalkan Islam yang sebenar. Mereka takut, jika mereka melakukan semua ini, mereka akan kehilangan harta,pangkat, pekerjaan dan juga rezeki. Para ustaz dan ustazah takut utk menegur kerajaan kerana takut dipecat, orang takut mengamalkan sunnah kerana takut digelar pengganas. Secara ringkasnya,mereka takut kepada manusia! Bukan Allah, pencipta manusia!
Sedarlah umat Islam..agama kita sekarang diperlekeh orang..mereka menghina nabi.. membunuh rakyat Palestin, Iraq dan banyak lagi umat Islam di serata dunia. Mereka diseksa dan dibunuh dengan kejam. Tapi kita di sini hidup dengan aman tanpa sebarang tekanan. Bebas mengamalkan Islam tercinta ini.
Tetapi benarkah Islam di Malaysia ini selamat? Jika rakyat palestin dan iraq menentang dan mati, insyaAllah mereka akan syahid dan masuk syurga. Tetapi bayangkan jika kiamat tiba-tiba berlaku,apakah umat Islam di Malaysia akan terselamat dan masuk syurga seperti mereka? Fikirkanlah…
Sekarang kalau kita keluar ke masyarakat..kita dapat lihat bermacam-macam gejala sosial dan maksiat yang berlaku. Yang lebih teruk, rata-ratanya berlaku di kalangan umat Islam kita ini sendiri. Maksiat dilakukan terang-terangan, tanpa segan silu, malah sebahagiannya berbangga dengan apa yang mereka lakukan. Langsung tidak berasa salah dengan apa yang dilakukan. Sekarang maksiat berleluasa. Sana-sini terdapat lelaki perempuan yang berkepit, berjalan-jalan di kompleks membeli-belah laksana suami isteri bahkan lebih dari itu. Yang berzina juga tidak kurangnya. Kelahiran anak luar nikah semakin banyak dan tidak terkawal. Pengalaman seorang rakan saya yang mendengar kawan di kelas tuisyennya berbual. Rakan saya ini telah mendengar mereka berbual mengenai kehebatan mereka yang telah berzina dengan ramai gadis-gadis sebaya mereka. Mereka ini, sudahlah tidak berasa malu malah boleh berbangga dengan apa yang mereka lakukan itu! Pulak tu, kalau ada anak zina dilahirkan, mereka ada yang membuangnya dalam mangkuk tandas, tong sampah dan ada yang menggugurkannya. Apa hendak jadi dengan umat Islam sekarang? Ini adalah salah satu tanda-tanda kiamat sudah hampir. Tidakkah kita sedar?
Seorang senior menceritakan. Dia jual burger untuk dapat duit poket tambahan. Jual bilik ke bilik. Satu malam ni, dia ketuk2 satu bilik ni, tak buka2. Dia pun pulaslah tombol dan membuka pintu sndiri. Alangkah terkejutnya dia apabila melihat 2 orang siswa itu sedang melakukan perbuatan terkutuk kaum sadom di atas katil. (homoseks) Senior ini kemudian kembali menutup pintu, dan kaku di situ. Teruk?
Ada banyak lagi cerita. Sampai tak larat saya hendak mnceritakan. Ada remaja yang ditangkap berzina dalam surau (pelajar sekolah agama). Ada perempuan 14 thn paksa boyfriendnya yang baru 12 thn buat hubungan seks dengannya. Dan banyak lagi..
Kawan saya, masa baru habis SPM buat part time, ajar tuition budak2 sekolah rendah. Dia nampak budak-budak ni handphonenya, N-Gage, sabun, daun dan yang lain2 yang mahal-mahal itu. Dia pula 3310 je. Bukan tu yang nak jadi ceritanya. Tapi skali masa habis tution, budak kecik tu datang kat dia, smbil cakap, “Sir, awek Sir ade yang seksi macam ni tak?” sambil menunjukkan gambar2 lucah yang ada dlm HPnye. Kawan saya ni terkejut berukla. Tergamam dia di situ. Ini budak-budak sekolah rendah!
Kalau yang kita lihat sekarang adalah remaja Islam, maka bayangkan 5-7 tahun lagi..mereka ini akan menginjak dewasa! Ya,kita akan dikelilingi oleh mereka yang pada zaman remajanya pernah berzina, minum arak dan macam-macam lagi perkara yang tak terbayang dek kepala otak kita. Mereka ini akan bernikah, dan berkeluarga serta bekerja. Boleh anda bayangkan kita dikelilingi oleh masyarakat2 yang seperti ini? Saidina Umar Al-Khattab berkata..kalau nak lihat kekuatan sesebuah negara, lihatlah keadaan remajanya sekarang. Bagaimana remaja kita?
Kebanyakkan Umat Islam rata-ratanya bukan tidak tahu tentang pahala dan dosa. Mereka tahu tetapi buat-buat tak tahu kerana ingin melakukan apa yang disukai oleh hawa nafsu mereka. Allah berfirman dalam surah Aj-jasiah,surah ke 45 ayat ke 23,
"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan ilmu yang mereka ada. Dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya. Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah membiarkannya sesat? Megapa Kamu tidak mengambil pengajaran?”
Lihat..ayat Allah jelas,mereka bukan tidak berilmu,tetapi sengaja menuruti hawa nafsu. Lalu Allah sendiri MENYESATKAN mereka! Nauzubillah! Sedarlah saudara-saudara seIslamku..umat Islam kini semakin teruk, sangat teruk. Mereka tidak lagi takut kepada dosa dan pahala. Tugas kita sebagai seorang muslim untuk mengingatkan mereka. Ini adalah untuk melepaskan kita daripada tanggungjawab kita kepada Allah. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-A’raf,surah ke-7 ayat ke-164.
Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa".
Allah juga memerintahkan kita untuk sentiasa memberi peringatan kepada orang yang beriman
Dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (surah fussilat, surah ke-51 ayat ke 55).
Jadi..tugas kitalah untuk mengubah masyarakat, membina masyarakat, dan akhirnya melahirkan kembali generasi rabbani. Imam Hassan Al-Hudhaibi pernah berkata..
"Tegakkanlah daulah Islam di dadamu, nescaya ia akan tertegak di negaramu”.
Maksudnya..kalau kita nak kembalikan kegemilangan Islam, pertamanya, tegakkan Islam dalam diri kita dahulu. Kalau setiap orang telah tertegak Islam di dadanya, sudah terbinalah negara Islam. Bukan susah pun. Apa yang kita kena buat, sedarkan kawan-kawan, adik-adik, abang-abang dan kakak-kaka kita. Macam mana nak buat? Ceritalah apa yang kita paham mengenai keadaan masyarakat sekarang. Semoga dengan itu mereka tersedar dan ingin mengubah diri.
Maaf,sekarang anda semua mungkin membaca kisah keruntuhan akhlak dan moral orang lain. Mungkin kisah anak orang lain. Mungkin kisah kakak atau adik orang lain. Mungkin kisah saudara orang lain. Tetapi kalau hal ini dibiarkan berterusan, tidak mustahil suatu hari nanti anda akan mendengar kisah adik anda sendiri terlibat dengan hal-hal yang disebutkan tadi.
Maaf, saya bukan mendoakan, tetapi ini adalah kenyataan. Kalau anda yang sedang membaca ini tak mahu mengambil tahu, rasa tak perlu nk susah pikir pasal orang lain, terserah. Jika kita kedekut untuk mengorbankan masa, tenaga dan harta untuk menyedarkan masalah umat ni, kita yang rugi. Firman Allah :
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini). (Surah Muhammad, surah 47, ayat 38)
Allah akan menggantikan kita yang kedekut ini dengan satu generasi yang tidak akan kedekut macam kita. Mereka ini lebih menyintai Allah dan agamaNya lebih daripada kita dan Allah juga menyintai mereka. Firman Allah:
Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(Surah Al-Maidah,Surah 5, ayat 54)
Jadi sedarlah wahai umat Islam!! Sedarlah Remaja Islam!! Kalau bukan kita yang akan mengembalikan Islam, siapa lagi!!?? Mulakan dengan diri kita! Ya, diri kita! Para sahabat dahulu telah membuktikan mereka mampu menegakkan Islam. Mereka juga remaja. Mengapa tidak kita?
Satu generasi yang sangat ditakuti oleh golongan kafir…iaitu generasi Rabbani di kalangan umat Islam. Apa generasi Rabbani ini? Generasi Rabbani ialah generasi yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. Firman Allah dalam surah Ali Imran,surah 3 ayat 79:
Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah." Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, kerana kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.
Generasi inilah yg menyebabkan umat Islam hebat di suatu masa dahulu. Generasi para sahabat dan para tabiin dan tabi’ tabiin..yang kini sudah semakin hilang. Mengapa generasi ini hilang? Ini semua adalah angkara kafir laknatullah.. mereka telah menjauhkan umat Islam sekarang dengan menanamkan penyakit yg telah disabdakan oleh Rasulullah S.A.W. yang akan menjangkiti umat akhir zaman.. iaitu cintakan dunia dan takutkan mati. Mereka telah menanamkan penyakit ini dgn menggunakan teknologi-teknologi terkini dan pelbagai alat hiburan. Tv, radio, internet dan media massa adalah antara alat-alat yg digunakan. Mereka memang ingin melenyapkan generasi ini sebagaimana firman Allah dalam surah ke-41 ayat ke-26:
Dan orang-orang yang kafir berkata: "Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Qur'an ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan (mereka).
Inilah yg menyebabkan umat Islam sekarang lemah. Kalau dulu Islam sangat disanjungi, dihormati dan digeruni..tetapi sekarang umat Islam disembelih sesuka hati. Dulu para sahabat cintakan akhirat, sanggup mati demi agama untuk syahid mendapatkan syurga.Inilah yang menyebabkan mereka hebat. Hanya takut kepada Allah,terbalik dengan Umat Islam sekarang.
Umat Islam sekarang,cinta dunia. Hidup mereka hanya untuk dunia. Takut untuk mati kerana takut kehilangan dunia yang kononnya indah di pandangan mata mereka. Kerana itu,mereka takut untuk menegakkan kebenaran,takut untuk mengamalkan sunnah, takut untuk mengamalkan Islam yang sebenar. Mereka takut, jika mereka melakukan semua ini, mereka akan kehilangan harta,pangkat, pekerjaan dan juga rezeki. Para ustaz dan ustazah takut utk menegur kerajaan kerana takut dipecat, orang takut mengamalkan sunnah kerana takut digelar pengganas. Secara ringkasnya,mereka takut kepada manusia! Bukan Allah, pencipta manusia!
Sedarlah umat Islam..agama kita sekarang diperlekeh orang..mereka menghina nabi.. membunuh rakyat Palestin, Iraq dan banyak lagi umat Islam di serata dunia. Mereka diseksa dan dibunuh dengan kejam. Tapi kita di sini hidup dengan aman tanpa sebarang tekanan. Bebas mengamalkan Islam tercinta ini.
Tetapi benarkah Islam di Malaysia ini selamat? Jika rakyat palestin dan iraq menentang dan mati, insyaAllah mereka akan syahid dan masuk syurga. Tetapi bayangkan jika kiamat tiba-tiba berlaku,apakah umat Islam di Malaysia akan terselamat dan masuk syurga seperti mereka? Fikirkanlah…
Sekarang kalau kita keluar ke masyarakat..kita dapat lihat bermacam-macam gejala sosial dan maksiat yang berlaku. Yang lebih teruk, rata-ratanya berlaku di kalangan umat Islam kita ini sendiri. Maksiat dilakukan terang-terangan, tanpa segan silu, malah sebahagiannya berbangga dengan apa yang mereka lakukan. Langsung tidak berasa salah dengan apa yang dilakukan. Sekarang maksiat berleluasa. Sana-sini terdapat lelaki perempuan yang berkepit, berjalan-jalan di kompleks membeli-belah laksana suami isteri bahkan lebih dari itu. Yang berzina juga tidak kurangnya. Kelahiran anak luar nikah semakin banyak dan tidak terkawal. Pengalaman seorang rakan saya yang mendengar kawan di kelas tuisyennya berbual. Rakan saya ini telah mendengar mereka berbual mengenai kehebatan mereka yang telah berzina dengan ramai gadis-gadis sebaya mereka. Mereka ini, sudahlah tidak berasa malu malah boleh berbangga dengan apa yang mereka lakukan itu! Pulak tu, kalau ada anak zina dilahirkan, mereka ada yang membuangnya dalam mangkuk tandas, tong sampah dan ada yang menggugurkannya. Apa hendak jadi dengan umat Islam sekarang? Ini adalah salah satu tanda-tanda kiamat sudah hampir. Tidakkah kita sedar?
Seorang senior menceritakan. Dia jual burger untuk dapat duit poket tambahan. Jual bilik ke bilik. Satu malam ni, dia ketuk2 satu bilik ni, tak buka2. Dia pun pulaslah tombol dan membuka pintu sndiri. Alangkah terkejutnya dia apabila melihat 2 orang siswa itu sedang melakukan perbuatan terkutuk kaum sadom di atas katil. (homoseks) Senior ini kemudian kembali menutup pintu, dan kaku di situ. Teruk?
Ada banyak lagi cerita. Sampai tak larat saya hendak mnceritakan. Ada remaja yang ditangkap berzina dalam surau (pelajar sekolah agama). Ada perempuan 14 thn paksa boyfriendnya yang baru 12 thn buat hubungan seks dengannya. Dan banyak lagi..
Kawan saya, masa baru habis SPM buat part time, ajar tuition budak2 sekolah rendah. Dia nampak budak-budak ni handphonenya, N-Gage, sabun, daun dan yang lain2 yang mahal-mahal itu. Dia pula 3310 je. Bukan tu yang nak jadi ceritanya. Tapi skali masa habis tution, budak kecik tu datang kat dia, smbil cakap, “Sir, awek Sir ade yang seksi macam ni tak?” sambil menunjukkan gambar2 lucah yang ada dlm HPnye. Kawan saya ni terkejut berukla. Tergamam dia di situ. Ini budak-budak sekolah rendah!
Kalau yang kita lihat sekarang adalah remaja Islam, maka bayangkan 5-7 tahun lagi..mereka ini akan menginjak dewasa! Ya,kita akan dikelilingi oleh mereka yang pada zaman remajanya pernah berzina, minum arak dan macam-macam lagi perkara yang tak terbayang dek kepala otak kita. Mereka ini akan bernikah, dan berkeluarga serta bekerja. Boleh anda bayangkan kita dikelilingi oleh masyarakat2 yang seperti ini? Saidina Umar Al-Khattab berkata..kalau nak lihat kekuatan sesebuah negara, lihatlah keadaan remajanya sekarang. Bagaimana remaja kita?
Kebanyakkan Umat Islam rata-ratanya bukan tidak tahu tentang pahala dan dosa. Mereka tahu tetapi buat-buat tak tahu kerana ingin melakukan apa yang disukai oleh hawa nafsu mereka. Allah berfirman dalam surah Aj-jasiah,surah ke 45 ayat ke 23,
"Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya sesat dengan ilmu yang mereka ada. Dan Allah telah mengunci pendengaran dan hatinya serta meletakkan tutup atas penglihatannya. Maka siapakah yang mampu memberinya petunjuk setelah Allah membiarkannya sesat? Megapa Kamu tidak mengambil pengajaran?”
Lihat..ayat Allah jelas,mereka bukan tidak berilmu,tetapi sengaja menuruti hawa nafsu. Lalu Allah sendiri MENYESATKAN mereka! Nauzubillah! Sedarlah saudara-saudara seIslamku..umat Islam kini semakin teruk, sangat teruk. Mereka tidak lagi takut kepada dosa dan pahala. Tugas kita sebagai seorang muslim untuk mengingatkan mereka. Ini adalah untuk melepaskan kita daripada tanggungjawab kita kepada Allah. Sebagaimana firman Allah dalam surah Al-A’raf,surah ke-7 ayat ke-164.
Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: "Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?" Mereka menjawab: "Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Tuhanmu, dan supaya mereka bertakwa".
Allah juga memerintahkan kita untuk sentiasa memberi peringatan kepada orang yang beriman
Dan tetaplah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (surah fussilat, surah ke-51 ayat ke 55).
Jadi..tugas kitalah untuk mengubah masyarakat, membina masyarakat, dan akhirnya melahirkan kembali generasi rabbani. Imam Hassan Al-Hudhaibi pernah berkata..
"Tegakkanlah daulah Islam di dadamu, nescaya ia akan tertegak di negaramu”.
Maksudnya..kalau kita nak kembalikan kegemilangan Islam, pertamanya, tegakkan Islam dalam diri kita dahulu. Kalau setiap orang telah tertegak Islam di dadanya, sudah terbinalah negara Islam. Bukan susah pun. Apa yang kita kena buat, sedarkan kawan-kawan, adik-adik, abang-abang dan kakak-kaka kita. Macam mana nak buat? Ceritalah apa yang kita paham mengenai keadaan masyarakat sekarang. Semoga dengan itu mereka tersedar dan ingin mengubah diri.
Maaf,sekarang anda semua mungkin membaca kisah keruntuhan akhlak dan moral orang lain. Mungkin kisah anak orang lain. Mungkin kisah kakak atau adik orang lain. Mungkin kisah saudara orang lain. Tetapi kalau hal ini dibiarkan berterusan, tidak mustahil suatu hari nanti anda akan mendengar kisah adik anda sendiri terlibat dengan hal-hal yang disebutkan tadi.
Maaf, saya bukan mendoakan, tetapi ini adalah kenyataan. Kalau anda yang sedang membaca ini tak mahu mengambil tahu, rasa tak perlu nk susah pikir pasal orang lain, terserah. Jika kita kedekut untuk mengorbankan masa, tenaga dan harta untuk menyedarkan masalah umat ni, kita yang rugi. Firman Allah :
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini). (Surah Muhammad, surah 47, ayat 38)
Allah akan menggantikan kita yang kedekut ini dengan satu generasi yang tidak akan kedekut macam kita. Mereka ini lebih menyintai Allah dan agamaNya lebih daripada kita dan Allah juga menyintai mereka. Firman Allah:
Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(Surah Al-Maidah,Surah 5, ayat 54)
Jadi sedarlah wahai umat Islam!! Sedarlah Remaja Islam!! Kalau bukan kita yang akan mengembalikan Islam, siapa lagi!!?? Mulakan dengan diri kita! Ya, diri kita! Para sahabat dahulu telah membuktikan mereka mampu menegakkan Islam. Mereka juga remaja. Mengapa tidak kita?
VALENTINE DAY, BIRTHDAY AND OTHER DAZE
Valentine Day, Birthdays, and Other DazeWhat commercial and cultural propaganda presents as beautiful is rooted in ugly paganism but most blind followers do not know.
By Khalid Baig
There is a group of practices that we can consider as the twin sister of bid'ah. Like bid'ah they flourish on the twin foundations of ignorance and outside influence. Like bid'ah they entail rituals. But unlike bid'ah the rituals have not been given an Islamic face. They are followed because they are considered an acceptable cultural practice or the hottest imported "in" thing.
Christianity tried to stop the evil celebration of Lupercalia. Its only success was in changing the name from Lupercalia to St. Valentine's Day
Most of those who indulge in them do not know what they are doing. They are just blind followers of their equally blind cultural leaders. Little do they realize that what they consider as innocent fun may in fact be rooted in paganism. That the symbols they embrace may be symbols of unbelief. That the ideas they borrow may be products of superstition. That all of these may be a negation of what Islam stands for.
Consider Valentine's Day, a day that after dying out a well deserved death in most of Europe (but surviving in Britain and United States) has suddenly started to emerge across a good swath of Muslim countries. Who was Valentine? Why is this day observed? Legends abound, as they do in all such cases, but this much is clear: Valentine's Day began as a pagan ritual started by Romans in the 4th century BCE to honor the god Lupercus. The main attraction of this ritual was a lottery held to distribute young women to young men for "entertainment and pleasure"--until the next year's lottery. Among other equally despicable practices associated with this day was the lashing of young women by two young men, clad only in a bit of goatskin and wielding goatskin thongs, who had been smeared with blood of sacrificial goats and dogs. A lash of the "sacred" thongs by these "holy men" was believed to make them better able to bear children.
How can anyone in his right mind think that Islam would be indifferent to practices seeped in anti-Islamic ideas and beliefs?
As usual, Christianity tried, without success, to stop the evil celebration of Lupercalia. It first replaced the lottery of the names of women with a lottery of the names of the saints. The idea was that during the following year the young men would emulate the life of the saint whose name they had drawn. (The idea that you can preserve the appearance of a popular evil and yet somehow turn it to serve the purpose of virtue, has survived. Look at all those people who are still trying, helplessly, to use the formats of popular television entertainments to promote good.
They might learn something from this bit of history. It failed miserably) Christianity ended up doing in Rome, and elsewhere, as the Romans did.
The only success it had was in changing the name from Lupercalia to St. Valentine's Day. It was done in CE 496 by Pope Gelasius, in honor of some Saint Valentine. There are as many as 50 different Valentines in Christian legends. Two of them are more famous, although their lives and characters are also shrouded in mystery. According to one legend, and the one more in line with the true nature of this celebration, St. Valentine was a "lovers'" saint, who had himself fallen in love with his jailer's daughter.
Due to serious troubles that accompanied such lottery, French government banned the practice in 1776. In Italy, Austria, Hungry, and Germany also the ritual vanished over the years. Earlier, it had been banned in England during the 17th century when the Puritans were strong. However in 1660 Charles II revived it. From there it also reached the New World, where enterprising Yankees spotted a good means of making money. Esther A. Howland, who produced one of the first commercial American Valentine's Day cards called--- what else--- valentines, in the 1840s, sold $5,000 worth--when $5,000 was a lot of money--the first year. The valentine industry has been booming ever since.
It is the same story with Halloween, which has otherwise normal human beings dressing like ghosts and goblins in a reenactment of an ancient pagan ritual of demon worship. Five star hotels in Muslim countries arrange Halloween parties so the rich can celebrate the superstitions of a distant period of ignorance that at one time even included the shameful practice of human sacrifice. The pagan name for that event was Samhain (pronounced sow-en). Just as in case of Valentine's Day, Christianity changed its name, but not the pagan moorings.
During joys and sorrows, during celebrations and sufferings, we must follow the one straight path --- not many divergent paths.
Christmas is another story. Today Muslim shopkeepers sell and shoppers buy Christmas symbols in Islamabad or Dubai or Cairo. To engage in a known religious celebration of another religion is bad enough. What is worse is the fact that here is another pagan celebration (Saturnalia) that has been changed in name ---and in little else--- by Christianity.
Even the celebration considered most innocent might have pagan foundations. According to one account, in pagan cultures, people feared evil spirits - especially on their birthdays. It was a common belief that evil spirits were more dangerous to a person when he or she experienced a change in their daily life, such as turning a year older. So family and friends surrounded the person with laughter and joy on their birthdays in order to protect them from evil.
How can anyone in his right mind think that Islam would be indifferent to practices seeped in anti-Islamic ideas and beliefs? Islam came to destroy paganism in all its forms and it cannot tolerate any trace of it in the lives of its followers.
Further, Islam is very sensitive about maintaining its purity and the unique identity of its followers. Islamic laws and teachings go to extra lengths to ensure it. Salat is forbidden at the precise times of sunrise, transition, and sunset to eliminate the possibility of confusion with the practice of sun worship. To the voluntary recommended fast on the tenth of Muharram, Muslims are required to add another day (9th or 11th) to differentiate it from the then prevalent Jewish practice. Muslims are forbidden to emulate the appearance of non-Muslims.
A Muslim is a Muslim for life. During joys and sorrows, during celebrations and sufferings, we must follow the one straight path --- not many divergent paths. It is a great tragedy that under the constant barrage of commercial and cultural propaganda from the forces of globalization and the relentless media machine, Muslims have begun to embrace the Valentines, the Halloween ghost, and even the Santa Claus. Given our terrible and increasing surrender to paganism the only day we should be observing is a day of mourning. Better yet it should be a day of repentance that could liberate us from all these days. And all.
By Khalid Baig
There is a group of practices that we can consider as the twin sister of bid'ah. Like bid'ah they flourish on the twin foundations of ignorance and outside influence. Like bid'ah they entail rituals. But unlike bid'ah the rituals have not been given an Islamic face. They are followed because they are considered an acceptable cultural practice or the hottest imported "in" thing.
Christianity tried to stop the evil celebration of Lupercalia. Its only success was in changing the name from Lupercalia to St. Valentine's Day
Most of those who indulge in them do not know what they are doing. They are just blind followers of their equally blind cultural leaders. Little do they realize that what they consider as innocent fun may in fact be rooted in paganism. That the symbols they embrace may be symbols of unbelief. That the ideas they borrow may be products of superstition. That all of these may be a negation of what Islam stands for.
Consider Valentine's Day, a day that after dying out a well deserved death in most of Europe (but surviving in Britain and United States) has suddenly started to emerge across a good swath of Muslim countries. Who was Valentine? Why is this day observed? Legends abound, as they do in all such cases, but this much is clear: Valentine's Day began as a pagan ritual started by Romans in the 4th century BCE to honor the god Lupercus. The main attraction of this ritual was a lottery held to distribute young women to young men for "entertainment and pleasure"--until the next year's lottery. Among other equally despicable practices associated with this day was the lashing of young women by two young men, clad only in a bit of goatskin and wielding goatskin thongs, who had been smeared with blood of sacrificial goats and dogs. A lash of the "sacred" thongs by these "holy men" was believed to make them better able to bear children.
How can anyone in his right mind think that Islam would be indifferent to practices seeped in anti-Islamic ideas and beliefs?
As usual, Christianity tried, without success, to stop the evil celebration of Lupercalia. It first replaced the lottery of the names of women with a lottery of the names of the saints. The idea was that during the following year the young men would emulate the life of the saint whose name they had drawn. (The idea that you can preserve the appearance of a popular evil and yet somehow turn it to serve the purpose of virtue, has survived. Look at all those people who are still trying, helplessly, to use the formats of popular television entertainments to promote good.
They might learn something from this bit of history. It failed miserably) Christianity ended up doing in Rome, and elsewhere, as the Romans did.
The only success it had was in changing the name from Lupercalia to St. Valentine's Day. It was done in CE 496 by Pope Gelasius, in honor of some Saint Valentine. There are as many as 50 different Valentines in Christian legends. Two of them are more famous, although their lives and characters are also shrouded in mystery. According to one legend, and the one more in line with the true nature of this celebration, St. Valentine was a "lovers'" saint, who had himself fallen in love with his jailer's daughter.
Due to serious troubles that accompanied such lottery, French government banned the practice in 1776. In Italy, Austria, Hungry, and Germany also the ritual vanished over the years. Earlier, it had been banned in England during the 17th century when the Puritans were strong. However in 1660 Charles II revived it. From there it also reached the New World, where enterprising Yankees spotted a good means of making money. Esther A. Howland, who produced one of the first commercial American Valentine's Day cards called--- what else--- valentines, in the 1840s, sold $5,000 worth--when $5,000 was a lot of money--the first year. The valentine industry has been booming ever since.
It is the same story with Halloween, which has otherwise normal human beings dressing like ghosts and goblins in a reenactment of an ancient pagan ritual of demon worship. Five star hotels in Muslim countries arrange Halloween parties so the rich can celebrate the superstitions of a distant period of ignorance that at one time even included the shameful practice of human sacrifice. The pagan name for that event was Samhain (pronounced sow-en). Just as in case of Valentine's Day, Christianity changed its name, but not the pagan moorings.
During joys and sorrows, during celebrations and sufferings, we must follow the one straight path --- not many divergent paths.
Christmas is another story. Today Muslim shopkeepers sell and shoppers buy Christmas symbols in Islamabad or Dubai or Cairo. To engage in a known religious celebration of another religion is bad enough. What is worse is the fact that here is another pagan celebration (Saturnalia) that has been changed in name ---and in little else--- by Christianity.
Even the celebration considered most innocent might have pagan foundations. According to one account, in pagan cultures, people feared evil spirits - especially on their birthdays. It was a common belief that evil spirits were more dangerous to a person when he or she experienced a change in their daily life, such as turning a year older. So family and friends surrounded the person with laughter and joy on their birthdays in order to protect them from evil.
How can anyone in his right mind think that Islam would be indifferent to practices seeped in anti-Islamic ideas and beliefs? Islam came to destroy paganism in all its forms and it cannot tolerate any trace of it in the lives of its followers.
Further, Islam is very sensitive about maintaining its purity and the unique identity of its followers. Islamic laws and teachings go to extra lengths to ensure it. Salat is forbidden at the precise times of sunrise, transition, and sunset to eliminate the possibility of confusion with the practice of sun worship. To the voluntary recommended fast on the tenth of Muharram, Muslims are required to add another day (9th or 11th) to differentiate it from the then prevalent Jewish practice. Muslims are forbidden to emulate the appearance of non-Muslims.
A Muslim is a Muslim for life. During joys and sorrows, during celebrations and sufferings, we must follow the one straight path --- not many divergent paths. It is a great tragedy that under the constant barrage of commercial and cultural propaganda from the forces of globalization and the relentless media machine, Muslims have begun to embrace the Valentines, the Halloween ghost, and even the Santa Claus. Given our terrible and increasing surrender to paganism the only day we should be observing is a day of mourning. Better yet it should be a day of repentance that could liberate us from all these days. And all.
Subscribe to:
Posts (Atom)
